PLEASE WAIT
Thank you
for registering with us
OK
FORGOT PASSWORD
BACK
SIGNUP
  
Date of Birth
/
/
Upload Your Photo
Photo file maximum 2M
Browse
I agree with Terms & Condition
BACK
LOGIN
Forgot Your Password?
or login with
Don't have an Account?
SHARE THIS ARTICLE

THE KING OF BEANS

- SOYJOY FACT - HOME
KING OF BEANS
WHAT IS SOY
HISTORY OF SOY
COMPOSITION OF SOY
BENEFIT OF SOY
WHAT IS SOY

Soy atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan kedelai diketahui memiliki tingkatan nutrisi yang sangat tinggi. Kedelai sendiri sudah menjadi sumber protein yang penting selama lebih dari lima ribu tahun.

Memiliki gelar makanan bernutrisi tinggi, sebutir kedelai mengandung akan protein lengkap, karbohidrat, serat, lemak sehat, dan sejumlah vitamin dan mineral penting untuk kesehatan. Selain itu, terdapat juga sejumlah besar asam fitat, asam alfa-Linolenat, isoflavon, genistein, dan daidzein.

Kedelai dapat tumbuh di berbagai tanah dan iklim, mulai dari area tropis di Brazil sampai pulau bersalju Hokkaido di utara Jepang. Di Indonesia, kedelai putih pertama kali diperkenalkan oleh pendatang dari Cina sejak maraknya perdagangan dengan Tiongkok.

Saat ini, kedelai menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sebagian besar masyarakat Indonesia. Tidak hanya diolah menjadi susu dan minyak kedelai, hasil olahan lain kedelai seperti tepung kedelai, tauco, tempe, tahu, dan kecap sangat mendominasi santapan di Indonesia.

HISTORY OF SOY

Pada tahun 2853 Sebelum Masehi (SM), Kaisar Sheng-Nung dari Cina yang merupakan "Bapak Pertanian" menyatakan ada "5 Tanaman Suci" yang bisa dimakan dan digunakan sebagai obat. Tanaman itu antara lain kedelai, beras, gandum, barley, dan millet. Ia juga mengajarkan kepada rakyatnya tentang bagaimana cara mengolah biji-bijian sebagai makanan pokok. Hal ini dilakukan untuk menghindari perburuan yang cenderung membunuh binatang. Semenjak saat itu, praktek konsumsi kedelai mulai menyebar ke seluruh dunia.

Kedelai mulai dibudidayakan menjadi tanaman pangan pada abad 17-11 SM di bagian timur Cina.Hingga akhirnya pada abad ke-15-16 Masehi lewat kegiatan perdagangan, kedelai mulai diperkenalkan kebeberapa negara sepertiJepang, Indonesia, Filipina, Vietnam, Thailand, Malaysia, Myanmar, Nepal, dan India.

Di Indonesia, sejarah perkembangan kedelai terungkap lewat publikasi "Herbarium Amboinense" terbitan tahun 1673. Naskah yang ditulis oleh Rumphius itu menyebutkan bahwa kedelai ditanam di kota Amboina (sekarang bernama Ambon). Penyebarannya semakin luas setelah Jung-hun melakukan budidaya pada tahun 1853 di kawasan Gunung Gamping, Jawa Tengah. Selanjutnya pada 1855 berkembang di daerah Bandung dan terus menyebar di daerah-daerah lainnya di Indonesia.

Kedelai punya banyak sekali julukan, mulai dari "Kacang Sang Kaisar" sampai sebutan "Yama-no-maguro" atau "Tuna dari Pegunungan". Biasanya, julukan kedelai diambil dari besarnya manfaat makanan yang masih termasuk dalam keluarga kacang-kacangan ini. Maka tidak salah jika SOYJOY menyebutnya sebagai The King of Beans.

COMPOSITION OF SOY
NUTRITION FACTS ON 100g SERVING
ENERGI
1,886 kj (446 kcal)
Karbohidrat
Gula
Serat Diet
Lemak
Saturated
Sonounsaturated
Polyunsaturated
Protein
Trypophan
Threonine
Isoleucine
Leucine
Lysine
Methionine
Phenylalanine
Tyrosine
Valine
Arginine
Histidine
30,16 gr
7,33 gr
9,3 gr
19,94 gr
2,884 gr
4,404 gr
11,255 gr
36,49 gr
0,591 gr
1,766 gr
1,971 gr
3,309 gr
2,706 gr
0,547 gr
2,122 gr
1,539 gr
2,029 gr
3,153 gr
1,097 gr
Alanine
Aspartic Acid
Glutamic Acid
Glycine
Proline
Serine
Air
Vitamin A
Vitamin B6
Vitamin B12
Vitamin C
Vitamin K
Kalsium
Zat Besi
Magnesium
Fosfor
Potasium
Sodium
ZInc
1,915 gr
5,112 gr
7,874 gr
1,880 gr
2,379 g
2,375 gr
8,54 gr
1 μg (0%)
0,377 mg (29%)
0 μg (0%)
6,0 mg (10%)
47 μg (45%)
227 mg (28%)
15,70 mg (126%)
280 mg (76%)
704 mg (101%)
1797 mg (38%)
2 mg (0%)
4,89 mg (49%)
BENEFIT OF SOY

Kedelai memiliki segala kebaikan dan nutrisi yang dibutuhkan oleh manusia. Tingginya kandungan protein yang ditambah dengan 9 asam amino, menjadikan kedelai sebagai 'The King of Beans'. Sejumlah nutrisi penting seperti serat, lemak baik, serta vitamin dan mineral (folat, kalium, magnesium, zinc, zat besi dan kalsium) juga semakin menambah manfaat kedelai.

Tidak hanya itu, ada dua hal yang tidak kalah penting dari kandungan kedelai yaitu Isoflavon dan Glycemic Index. Yuk, cari tahu manfaat dua hal tersebut.

Isoflavon

Isoflavon dalam kedelai merupakan kandungan yang paling banyak dipelajari para ahli. Beberapa penelitian mengatakan, tingginya kandungan Isoflavon dalam kedelai (sekitar 2-4 mg/g kedelai) dapat membantu dan menjaga kesehatan manusia.

Manfaat jangka panjang dalam mengonsumsi kedelai 30-50 mg/sajian bisa menjaga kesehatan jantung, keseimbangan hormon saat menopause, membangun tulang yang kuat, mengatur kadar kolesterol darah, dan menjaga kesehatan kulit. Tidak hanya itu, Isoflavon mampu memperbaiki metabolisme tubuh sekaligus mengontrol berat badan.

Glycemic Index

Glikemik Indeks (GI) merupakan tingkatan pangan dalam skala 0 - 100 yang menunjukkan seberapa cepat suatu bahan pangan meningkatkan kadar gula darah. Makanan yang memiliki nilai GI tinggi akan menaikkan kadar gula darah dengan cepat, sebaliknya makanan dengan nilai GI rendah akan menaikkan kadar gula darah secara perlahan.

Pengenalan karbohidrat berdasarkan nilai GI-nya sangat penting sebagai acuan dalam menentukan jumlah dan jenis makanan sumber karbohidrat yang tepat untuk menjaga kesehatan dan berat badan. Semakin cepat karbohidrat diserap tubuh maka nilai GI-nya akan semakin tinggi, penyerapan yang cepat serta-merta akan menimbulkan rasa lapar yang cepat, sehingga kita cenderung untuk mengonsumsi pangan secara berlebihan.

Karbohidrat yang dicerna secara perlahan, akan melepaskan glukosa secara bertahap kedalam aliran darah, sehingga dikatakan memiliki Glikemik Indeks yang rendah. Makanan Low GI dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah, memperbaiki resistensi Insulin pada penderita diabetes dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

Apa Saja Yang Mempengaruhi Nilai GI Pada Makanan?

Protein dan serat cenderung menurunkan nilai GI pada makanan. Proses dan cara pengolahan suatu bahan pangan dapat mempengaruhi nilai GI makanan tersebut.

Semakin halus suatu bahan pangan, nilai GI nya dapat semakin tinggi, karena menyebabkan makanan tersebut menjadi lebih mudah dicerna dalam tubuh sehingga glukosa lebih cepat dikirim kedarah.

Di bawah ini adalah contoh faktor yang dapat mempengaruhi nilai GI pada makanan :

- Kematangan dan waktu penyimpanan. Semakin matang sejenis buah, semakin tinggi nilai GI-nya.
- Pengolahan. Jus buah memiliki nilai GI lebih tinggi dari buah utuh, mashed potato memiliki nilai GI yang lebih tinggi dari kentang bakar utuh, dsb.
- Cara Memasak,seberapa lama makanan tersebut dimasak. Pasta al dente memiliki GI lebih rendah dari pasta yang dimasak hingga lunak.
- Keberagaman. Varietas beras bulir panjang memiliki nilai GI yang lebih rendah dibandingkan beras merah, tetapi beras bulir pendek lebih tinggi nilai GI nya

Hal - Hal Yang Perlu Diperhatikan Tentang Nilai GI

Nilai GI suatu makanan dapat berubah jika dimakan dengan jenis makanan lain. Makanan High GI jika digabung dengan makanan Low GI bisa menyeimbangkan pengaruh kadar gula darah kita. Namun, pilihlah kombinasi makanan yang masing-masing memiliki nilai GI rendah, sehingga tidak meningkatkan nilai GI makanan yang kita konsumsi.

Gunakan skala GI untuk menyeimbangkan kebutuhan nutrisi dari makanan-makanan sehat dan makanan dengan nutrisi lebih rendah. Banyak makanan bergizi yang memiliki nilai GI tinggi dibandingkan makanan yang mengandung nutrisi rendah. Sebagai contoh, oatmeal memiliki skala GI lebih tinggi dibandingkan cokelat.

Kedelai termasuk makanan Low GI. Rendahnya nilai GI pada kedelai disebabkan oleh kandungan protein dan serat kedelai yang tinggi, yang dapat memperlambat proses pencernaan dan penyerapan, sehingga peningkatan kadar gula darah setelah makan terjadi secara perlahan.

SOYJOY sebagai camilan yang terbuat dari kedelai dan buah-buahan asli termasuk dalam kategori makanan LOW GI dengan nilai GI 23 - 28 (skala 0 - 100), dan dikemas dalam porsi dan kalori yang tidak berlebihan.

Ayo kontrol nafsu makanmu bersama SOYJOY.