Setelah mengantongi membership card gratis untuk melenggang masuk Celebrity Fitness kelas VIP di f.x, para finalis SOYJOYHealthylicious harus menghadapi SOYJOY Challenge. Apa itu? Sesuai dengan namanya, panitia akan memberi tantangan yang wajib dilakukan oleh masing-masing finalis. Dan, untuk tantangan yang pertama adalah Low GI Fever. Apaan lagi tuh? Jadi gini, intinya, finalis ditantang untuk mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai seluk-beluk dan pernak-pernik seputar Low GI. Setelah itu, hasilnya dipublikasikan via online, boleh berupa apa saja: artikel, grafis, video…terserah sesuai minat dan kemampuan. Nggak perlu dibilang lagi bahwa dalam hal ini, kreativitas sangat dituntut.
Nah, agar masyarakat seluruh Indonesia bisa ikut menikmati hasil kreativitas itu, maka setiap peserta perlu meng-update-nya di blog SOYJOY. Hal ini penting juga buah bahan pertimbangan audiens untuk memberikan dukungannya kepada finalis yang mana. Di samping itu, hasil karya “Low GI Fever” tersebut tentu saja juga bisa mempengaruhi penilaian terhadap para finalis untuk memenangkan Trip to Japan!
Kita intip yuk, seperti apa hasilnya!
Finalis bernama Nasta misalnya, yang bekerja di sebuah stasiun radio swasta di Jakarta itu, mencoba melacak kembali perjalanan hidupnya untuk menemukan jawaban: kenapa sekarang gue gendut! Artinya, Nasta dulu (pernah) langsing. Tapi, siapa yang percaya coba?
Lewat ajang tantangan “Low GI Fever”, Nasta berusaha meyakinkan calon juri dan calon pendukungnya. “Setelah gue pikir-pikir, pasti salah satunya karena kebiasaan makan gue yang kurang bener. dan juga gue suka banget makan cepet-cepet (gak dikunyah beberapa kali dulu seperti yang dianjurkan),” begitulah dia mulai nyerocos.
“Gue suka banget makan NASI (suka banget asliii kalo jauh dari nasi pasti gue sedih), gue suka banget makan makanan pasta yang mengandung cheese + saos2 yummy ituuuuu
tak lupa coklat, minum es teh tarik juga gak ketinggalan, makan keripik-keripik dan batagor,” lanjut dia.
Sekarang? “Setelah jadi finalis SOYJOY dan ngobrol sama ahli nutrisi Prof. Made, barulah gue ngerti apa itu Low GI dan apa itu High GI. Yang High emang enak banget. Tapiii… serius deh… enaknya cuman sementara karena sekarang, acu sibuk berjuang merubah kondisi tubuh dan pola makan demi kesehatan (alasan no.1) dan capek aja ditanya2 semua orang, kenapaa sekarang gendut?” tutur Nasta sambil menyeka air matanya yang mulai menitik.
Sedangkan finalis bernama Wulan membuat komik yang unik dan kocak untuk melukiskan proses pembelajaran dirinya dalam memahami “low GI”. Coba deh tengok di sini:
Banyak teman sesama finalis yang terkesan dengan komik Wulan. Bagaimana dengan kalian?



