Why SOY?
Kandungan protein nabatinya yang lebih besar dibanding kacang-kacangan lain plus 9 asam amino menjadikan kedelai, spesial. Begitu pula dengan isoflavon dan sejumlah nutrisi penting seperti serat, lemak baik, serta vitamin dan mineral (folat, kalium, magnesium, zinc, zat besi dan kalsium) turut menambah deretan kebaikan kedelai bagi kesehatan.
Soy in love with our body!
Bagaimana sebenarnya kedelai berpengaruh terhadap kebaikan kesehatan kita? Fakta-fakta kesehatan berikut akan menjawab pertanyaan, “Kenapa harus kedelai?” :
• Untuk jantung yang sehat
Thanks to kandungan protein, serat, lemak ramah-jantung dan micronutrients, serta rendah lemak jenuh dan bebas kolesterol. Food and Drug Administration (FDA) bahkan mengatakan bahwa “25 gram protein kedelai per hari sebagai bagian dari diet rendah lemak dan kolesterol dapat mengurangi resiko penyakit jantung. Kolesterol jahat (LDL) sebesar 3-5% dan resiko penyakit jantung sekitar 20-30%.”
• Berpengaruh tinggi pada kesehatan tulang
Kedelai dan makanan berbahan dasar kedelai adalah pilihan tepat untuk tulang kita karena adanya kandungan isoflavon serta kalsium dan vitamin K -nya yang sangat penting bagi proses mineralisasi tulang.
• Resiko kanker payudara jadi rendah
Melalui studi yang diterbitkan dalam jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers, and Prevention menemukan bahwa asupan kedelai sedari kecil dapat mengurangi resiko kanker payudara. Maka dari itu, penanganan sejak dini memiliki efek positif bagi masalah ini.
• Bantu ringankan gejala menopause
Salah satu gejala menopause adalah ‘hot flashes’ atau timbulnya hawa panas secara singkat, dari dada ke kepala, yang disusul dengan keringat dan detak jantung yang cepat. Sejumlah studi mengatakan bahwa sebagian besar wanita di Jepang tidak mengalaminya. Adalah peranan isoflavon dalam kedelai-lah yang menjadi ‘pahlawan’ dalam mengatasi masalah menopause.
Yuk kita lihat 8 kandungan utama dalam kedelai beserta efeknya pada tubuh:

Sumber:
• thefactsaboutsoy.com/faqs.html
• en.wikipedia.org/wiki/Soybean